Akhirnya, Bamus Betawi 1982 Dapat Pengakuan Anis Baswedan

 

 

Betawipost – Jakarta,  Dengan tercantumnya Bamus Betawi 1982 dalam mata anggaran APBD Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2020 mengandung makna bahwa Bamus Betawi 1982 telah resmi dan mendapat pengakuan sebagai organisasi berhimpun Ormas Suku Betawi di Provinsi DKI Jakarta.

Demikian diungkapkan ketua umum Bamus Betawi 1982, Zainudin kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

Menurut pria yang akrab di sapa Haji Oding ini jalannya pembahasan anggaran di DPRD DKI berlangsung panas dengan dinamika yang amat tinggi dan melelahkan.

“Semua partai politik, media, anggota DPRD dan Perangkat Pemda DKI mencermati dengan seksama jalannya rapat pembahasan ini. Alhamdulillah dengan perjuangan yang luar biasa, keberpihakan yang tinggi dan pendekatan yang terukur kita dapat melaluinya dengan baik,” ujarnya.

Kata Haji Oding melalui adu argumentasi yang sangat alot dalam rapat badan anggaran (banggar) maka Bamus Betawi 1982 telah resmi tercantum dalam mata anggaran APBD Perubahan tahun 2020.

“Sekaligus pertanda Bamus Betawi 1982 telah mendapat legalitas pengakuan formal dalam Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta,” tegasnya.

Sementara itu, Sekjen Bamus Betawi 1982 Muhamad Ihsan mengungkapkan sebagai rasa ta’zim dan syukur kehadirat Allah SWT, Majlis Adat Betawi bersama Pimpinan Bamus Betawi 1982 menghaturkan terima kasih secara khusus kepada sejumlah politisi di DPRD DKI dari lintas fraksi.

Antara lain Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (PDIP), Inggard Joshua (Gerindra), Chotibi Achyar (Golkar), Mujiono (Demokrat), Hasbiallah Ilyas (PKB), Yusuf (PKB), Gembong Warsono (PDIP), Basri Baco (Golkar), Hj. Yusriah Dzinnun (PKS), serta Hj. Neneng Hasanah (Demokrat).

“Mereka semua mempunyai kepedulian terhadap pelestarian budaya Betawi,” tegasnya.(DRI LH, dd)