Bedah Buku “The Golok” Bersama Prof. H. David Darmawan Secara Virtual dengan Tema The Golok Go to Unesco

Betawipost – Jakarta, Jumat pagi 25/9/2020 acara virtual Bedah buku The Golok digelar di Residen Rizt Calton jakarta yang dihadiri oleh H. David Darmawan  ketua umum Betawi Bangkit dibawah naungan Bamus Betawi 1982 dibawah pimpinan H. Oding. Dalam kegiatan ini semua dilakukan sesuai dengan protokol Covid 19 tetap menjaga jarak menggunakan masker, mencuci tangan tetap mengikuti aturan pemerintah.

Dalam kegiatan acara ini juga dihadirkan seorang penulis buku The Golok yaitu Ki Kumbang yang berkolabirasi dengan Linda Turci yang berasal dari Italia ,sekaligus sebagai narasumber diskusi tentang bedah buku mengupas tuntas isi buku tersebut.

Sebagai Inisiator kegiatan acara Virtual The Golok go to Unesco dan juga bedah buku,  H. David darmawan mengatakan  “Ini adalah merupakan rangkaian acara the golok Internasinal Festival 2020 yang recananya akan di gelar pada hari ini juga di BSD dengan tujuan melestarikan seni budaya menjaga warisan dari leluhur kita semoga golok kita bisa di akui oleh dunia internasional,”ucap H. David Darmawan

Dirinya berharap dari kegiatan ini ,”Golok yang merupakan warisan kebudayan negara indonesia diakui oleh dunia seperti halnya pencak silat Indonesia yang sudah lebih dulu diakui oleh dunia, juga diharapkan seni golok ini berkembang kembali di Indonesia para pembuat golok bisa memulai kembali membuat usaha golok agar terus bisa dikembangkan melalui seni dan budaya, “ujar david

Ki Kumbang penulis buku the Golok dalam wawancaranya bersama awak media menjelaskan terkait kegiatan ini, “tujuan dari pada kegiatan acara ini adalah mencoba untuk memperkenalkan golok ini keluar negeri sampai ke markas Unesco yang berada di Francis, “kata Ki Kumbang

Lanjut Ki kumbang, “Selain kegiatan lauching buku ini juga kita mengadakan turnamen secara virtual bagaimana para pesilat memainkan golok kemudian juga kita mengadakan pameran seribu golok dan juga mengadakan seminar tentang the Golok kita siarkan secara langsung, “terangnya

“untuk kegiatan ini kita masih berjalan sendiri secara mandiri tanpa bantuan dari pemerintah untuk mengadakan acara kegiatan ini, Alhamdulillah yang kita angkat ini adalah golok golok yang umurnya diatas 500 tahunan,”urainya

Ki Kumbang berharap, agar golok ini diterima luar negeri dan juga dilestarikan ,kemudian diharapkan agar the Golok ini dibantu oleh pemerintah agar bisa bekerja sama di akui oleh Indonesia sebagai warisan budaya nasional dan juga mendukung program the golok go to Unesco,”pungkas Ki Kumbang