Direktur SP2LI : Kasus Pelaporan Member QNET di Pastikan Akan Terus Berjalan Sesuai Hukum yang Berlaku di Indonesia

Betawipost – Jakarta, Jumat siang 13/12/2019 Serikat Mitra Perusahaan Perdagangan Langsung Indonesia mengadakan diskusi yang bertemakan “ Kriminalisasi Investasi dan Mitra Multi Level Marketing “ yang acaranya di adakan di Juta Café Jakarta timur.

Dalam acara diskusi tersebut tampak hadir Doni Manurung ,SH ( Aktivis GMKI ) , Dr. Ilyas Indra,SH, MH ( Waketum AP2LI ) , Rama Lina Wijaya ( Direktur PT. Mulya Nusa Indonesia ), Tonny Akbar Hasibuan, SH, MH ( Pengacara Member QNET ), Ayaturrahman SH. ( Direktur SP2LI ).

Masing – masing para nara sumber meberikan pemaparan terkait diskusi yang memiliki tema menyangkut masalah kriminalisasi bisnis di investasi dan juga bisnis multi level marketing.

Kami pun mencoba mewawancarai Direktur SP2LI Ayaturrahman SH. terkait masalah hukum yang ada kaitannya dengan bisnis Multi level Marketing seperti kasus Bapak Mohammad Karyadi yang kasusnya berada di lumajang ditetapkan sebagai tersangka menjalankan bisnis skema piramida dan atau penipuan sebagaimana Pasal 105 Jo Pasal 9 Undang-undang No 7 Tahun 2014 dan/atau Pasal 378 KUHP, menurut Ayaturrahman SH. Pada  Saat acara diskusi beliau menjelaskan,”saya mendapatkan laporan terkait kasus tersebut dari pengacara member QNET Bapak Tonny Akbar Hasibuan dan kami akan memastikan bahwa proses hukum terkait laporan tersebut akan terus berjalan , kami akan mengikuti proses hukum dengan prosedur yang benar sebagaimana yang berlaku dinegara republik Indonesia,” terang Ayaturrahman,SH.

Ayaturrahman SH. secara tegas mengatakan,” akan melakukan perlawanan khususnya dari Serikat Mitra Perusahaan Perdagangan Langsung Indonesia akan mengawal kasus ini akan memastikan berjalan sesuai dengan aturan main yang berlaku,”tegasnya

Kemudian dia juga menjelaskan bahwa kami belum konfirmasi dengan pihak kepolisian lumajang kami hanya mendapatkan laporan dari pengacara bang Tonny Akbar terkait masalah tersebut dan kami mengharapkan kepada Polres Lumajang untuk segara melaksanakan tugasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya jangan bertindak dengan diluar dari pada kewaiban dan kewenangannya,”ucap Ayaturrahman, SH

Kemudian pengacara member QNET Tonny Akbar Hasibuan menambahkan,”Terkait persoalan Bapak Mohammad Karyadi ini secara hukum merupakan tanggung jawab perorangan kalau perusahaan QNET secara moral selalu berkomunikasi dan mendukung penuh proses hukum ini,”ucap Tonny Akbar

Di akhir wawancaranya dia mengatakan,” Yang terpenting yang harus digaris bawahi Polres Lumajang ini setidak tidaknya melakukan proses penegakan hukum ini harus sesuai dengan aturan ,makanya dari kita sebagai pengacara dari pihak karyadi memohon kepada Serikat Mitra Perusahaan Perdagangan Langsung Indonesia ini sama sama mengawasi proses hukum ini agar sesuai jalur dan aturan yang berlaku , tidak ada lagi kriminalisasi karena haram hukumnya ada di republik kita ini,”urai Tonny

“Dan saya berharap terkait wacana untuk melakukan laporan ini ke DPR dan Presiden itu kita akan serahkan hal ini kepada Serikat Mitra Perusahaan Perdagangan Langsung Indonesia untuk menyampakan keluhan keluhan client saya,”Pungkas Tonny Akbar Hasibuan, SH. Pengacara Member QNET.(dd)