DPR meminta Eksekusi mati bandar Narkoba dipertontonkan ke publik

Jakarta-Betawipost.co.id.Narkoba sekarang ini menjadi ancaman serius bagi pemerintah indonesia, peredaran narkoba sulit sekali untuk dibendung.

Dari tahun ke tahun angka peredaran narkoba semakin meningkat, BNN menilai, terus meningkatnya data tersebut diakibatkan penindakan hukum yang terbilang lemah, bila dibanding negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Meningkatnya jumlah peminat narkoba membuat harganya melambung tinggi, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Heru Winarko mengatakan, “Sindikat narkoba internasional menargetkan Indonesia karena harganya yang fantastis di sini. Di Cina harga per gram setara Rp 20 ribu, di Iran Rp 50 ribu, tetapi di Indonesia bisa mencapai Rp 1,5 juta. Jadi memang permintaannya juga tinggi,” jelas Heru, Selasa (20/3/2018).

Dilansir dari situs tribunnews.com, kini hukuman mati kepada bandar narkoba menjadi perbincangan hangat di kursi DPR.

Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan “Kalau kedapatan bandar narkoba, tangkap, dan pertontonkanlah ke publik eksekusi matinya. Saya berharap kepada Jaksa Agung agar untuk masalah eksekusi mati ini sedikit di ekspose ke publik,” tegas pria yang biasa disapa Habib itu dalam rilisnya yang diterima Parlementaria, Kamis (29/3/2018).

Sepertinya hukuman tersebut perlu dicoba, agar bisa memberikan efek jera kepada pengedar sekaligus penggunanya.

Dalam memberantas narkoba sepertinya kita harus mengesampingkan apa itu yang disebut dengan HAM.(HS)

2 thoughts on “DPR meminta Eksekusi mati bandar Narkoba dipertontonkan ke publik

  1. I simply want to say I’m newbie to weblog and seriously liked your blog site. Most likely I’m going to bookmark your site . You actually come with amazing article content. Thanks a lot for sharing your website.

  2. Ping-balik: DevSecOps services

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.