Forum Umat Islam Bersatu Menolak Yang Namanya People Power

Betawipost.co.id,Jakarta – FORUM UMAT ISLAM BERSATU,JARNAS (Jaringan Aktivis Nasional), LINGKAR MAHASIWA NUSANTARA, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA INDONESIA dan ALIANSI AKTIVIS NUSANTARA, bersatu menolak yang namanya People Power.

Aksi penolakan disampaikan di depan KPU dan Bawaslu Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2019).

Menurut Rahmat Imran koordinator aksi “Peple Power yang dihembuskan oleh sekelompok yang mengintimidasi Penyelengara Pemilu KPU dan Bawaslu memberikan sebuah propaganda SESAT dalam berdemokrasi, 17 April 2019 adalah People Power sesunguhnya yang melahirkan Konstitusi menentukan arah bangsa Indonesia”, kata Rahmat.

Rahmat melanjutkan “Situasi menjelang 22 mei 2019 Penetapan Hasil Pemilu hal yang di tungu-tungu sebagai dasar pijakan Demokrasi Indonesia. Tentu ini merupakan hal yang biasa setiap 5 tahun sekali. Proses Demokrasi yang dilalui oleh seluruh elemen Negara baik di tingkat Elit Politik sampai di arus bawah rakyat dengan penuh kesadaran bahwa Hasil Proses 17 April 2019 merupakan Pilihan Rakyat yang harus di Hormati”, tegas Rahmat.

Sebagai anak Bangsa yang merasa terpangil dengan situasi dan kondisi Provokasi Propaganda yang disampaikan oleh oknum2 Politik mengambarkan situasi yang TIDAK SEBENARNYA yaitu menyerukan Peope Power Rakyat dalam Melawan Pemerintah merupakan Tindakan MAKAR terhadap Negara. Sebuah Komitmen anak bangsa dalam menyatukan seluruh Elemen Negara harus di dukung dan diredam demi cita-cita Bemegara dan Berbangsa dalam Bingkai Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI HARGA MATI).

Kami juga mengutuk oknum dan segelintir orang yang mengiring Opini bahwa Indonesia Negara yang tidak Demokrasi kami juga akan Melawan Propaganda yang menjurus ketidak stabilan Negara dalam Berdemokrasi.

Kami serukan kepada Elemen anak bangsa :

1. Tolak People Power karena People Power merupakan Gerakan Inskonstitusional MAKAR terhadap Negara

2. Tangkap oknum-oknum yang memperkeruh keadaan menjelang 22 Mei 2019

3. Kami Bersama TNI POLRI Mengawal Demokrasi Politik Negara Indonesia 4. Menghimbauan agar seluruh Rakyat Indonesia tetap Tenang dan tidak terpancing oleh Provokator menjelang 22 Mei 2019 5. KPU dan BAWASLU RI bekerja sesuai Profesional dan Bertangung Jawab.

“Negara ini berdiri dengan perjuangan yang telah diukir dengan catatan sejarah, Negara dengan Kedaulatan Rakyat Harus di Hormati. ‘PEMILU sudah usai sudah saatnya kita bergandeng tangan demi cita-cita Bemegara dan Berbangsa”, pungkas Rahmat Imran

PEOPLE POWER = MAKAR TERHADAP NEGARA

TOLAK PEOPLE POWER

Jaga Indonesia 03 Persatuan lndoensia.

(RIA)