H.Lulung : Jakarta Kota Urban Budaya Betawi Akan Menselaraskan dan Bekerjasama Dengan Budaya Lain

Betawipost – Jakarta. Festifal Kuliner Betawi yang di selenggarakan oleh Bamus Betawi berlokasi di ITC permata Hijau Jakarta Selatan selama tiga hari .

Kegiatan ini, bertujuan untuk menambah kecintaan dan pengetahuan warga Jakarta terhadap kuliner Betawi, memperkenalkan kuliner Betawi yang ada dan menjadi festival tahunan dan akan di buat sepanjang tahun.
Selama acara festival menampilkan Kuliner Khas Betawi lima wilayah kota, fashion Show Batik Betawi, Lomba mewarnai Batik Betawi tingkat SD, Senam pagi bersama artis Ibukota, Palang Pintu tarian Betawi gambang kromong band betawi, BAZAAR
Saat hari terakhir  terahir festival diadiri Ketua Umum  Bamus  H.Abraham Lulung Lunggana (H.Lulung),Rahmat AS, dan Eki Pitung  serta pihak dari manajer ITC Permata Hijau.

H.Lulung menyampaikan kegiatan festival ini untuk  melestarikan budaya Betawi dan menjalankan beberapa Pergub  dan UU Perda diantaranya  No 18 Thn 2019 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi sepanjang tahun ini”, ujar H.Lulung di ITC Permata Hijau ,Minggu (01/12).

Menurut H.Lulung Perda no 4 ini baru terealisasi di tahun 2015. Ini menjadi konsen kami dimana Jakarta sebagai kota Urban jadi kita tidak bisa menafikan kalau ada saudara kita yang membuat organisasi -organisasi dan mereka juga membuat silaturahmi dengan menunjukan budaya mereka. Oleh karena itu Bamus Betawi adalah kota Urban  wajib menselaraskan dan bekerjasama dengan budaya lain karena itu tidak bisa kita hindar itu”,terang H.Lulung (Anggota DPR RI )

Ditempat yang sama Rahmat menambahkan kita tak akan berhenti menyelenggarakan kegiatan semacam ini walau pun saya dan H.Lulung sudah tiada tapi kegiatan budaya Betawi selalu ada dan mall adalah bagian dari program integrasi dalam melaksanakan program-programnya.

Kita punya keinginan apa yang dimaksud kegiatan sepanjang tahun tadi ada beberapa yang sudah dilaksanakan.Hari ini kita apresiasi Mall Permata Hijau yang telah memprakarsai kegiatan ini.Kegiatan ini juga dibantu oleh media masa sebagai ujung tombak sosialisasi dan menginformasikan”,terang H.Lulung.

Diakhir wawancara Rahmad mengatakan,” ini salah satu ujud kegiatan kita sosialisasi budaya dan di kenal oleh masyarakat dan tidak akan berhenti melaksanakan kegiatan ini. Besok 2020 kita akan bersenergi dengan dinas pariwisata dan seluruh mall di Jakarta.”, pungkas Rahmat.
(Ria)