LANAL SABANG EVAKUASI KAPAL NELAYAN KM. KAMPALA 10 YANG MENGALAMI KEBOCORAN DI PERAIRAN RUBIAH SABANG

Betawipost – Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sabang laksanakan evakuasi terhadap kapal belayan KM. Kampala 10 yang mengalami kebocoran akibat menabrak karang di sekitar Perairan Rubiah Sabang, Sabtu (25/1/2020).

Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Agus Darmawan, S.E., M.Tr.Hanla., menyampaikan kronologis kejadian bahwa KM. Kampala 10 berangkat dari Pelabuhan Perikanan Lampulo, Banda Aceh menuju Perairan Sabang untuk melaut mencari ikan. Ditengah perjalanan KM. Kampala 10 mengalami kebocoran di lambung kiri kapal akibat menabrak karang di sekitar Pulau Rubiah Sabang. Selanjutnya Nakhoda KM. Kampala 10 melaporkan kejadian tersebut kepada Paursyahal Sops Lanal Sabang melalui telepon seluler untuk meminta bantuan.

Nahkoda KM. Kampala 10 mengarahkan kapal menuju Sabang melewati Selat Iboih dan Pulau Rubiah, kemudian memerintahkan ABK untuk melakukan penanganan sementara dengan cara memompa air laut yang masuk ke kapal menggunakan 2 (dua) buah alkon sambil meminta bantuan kapal ikan terdekat.

Kemudian KM. Kampala 10 menerima bantuan dari Kapal KM. Gaseh Poma yang sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian dengan cara ditarik menuju Dermaga Pasiran Kuta Timur Kecamatan Sukakarya Kota Sabang dibantu oleh Personel Lanal Sabang dan masyarakat nelayan setempat untuk kemudian dikandaskan di area pasir pantai dengan tujuan agar kapal tidak tenggelam.

Berkat kesigapan Personel Lanal Sabang dan masyarakat nelayan setempat dalam menangani kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun pemilik kapal KM. Kampala 10 mengalami kerugian kerusakan kebocoran pada lambung kiri kapal akibat menabrak karang.

Adapun diperoleh data kapal KM. Kampala 10, GT 19/No.262/QQM, Nahkoda Hairul, Umur 35 Tahun, ABK 12 orang, Asal Pelabuhan Perikanan Lampulo Banda Aceh.