Mamiek Soeharto, Lebih Memilih Berkebun daripada Politik

Jakarta-betawipost.co.id.Ir.Hj. Siti Hutami Endang Adiningsih, M.Si atau Mamiek Soeharto adalah putri bungsu mantan Presiden Soeharto lahir (lahir di Jakarta, 23 Agustus 1964; umur 53 tahun) . Mamiek Harjojudanto Mamiek menikah dengan seorang insinyur bernama Pratikno Singgih pada tahun 1990. Pernikahannya dikaruniai seorang anak bernama Wiratama Hadi Ramanto (Wira). Mamiek dan Pratikno akhirnya bercerai, jauh sebelum Wira sukses menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) pada 17 Agustus 2007 lalu.
Putri bungsu Presiden kedua RI Soeharto, Siti Hutami Endang Adiningsih yang biasa disapa Mamiek Soeharto, memilih berkebun dan mengaku enggan terjun ke dunia politik. Hal ini berbeda dengan pilihan saudara-saudaranya.
“Saya lagi sibuk berkebun di Taman Buah Mekar Sari. Saya tidak berpolitik, yang berpolitik Pak Tommy (Hutomo Mandala Putra) sama Bu Titiek (Siti Hediati Hariyadi),” kata Mamiek Soeharto yang ditemui Antara di sela acara puncak “Bulan HM Soeharto” di TMII, Jakarta, Minggu.
Dia mengaku kini fokus mengurus bisnis Taman Buah Mekar Sari seluas 3.000 hektare di Cileungsi, Bogor. Perempuan 53 tahun itu mengatakan tidak melakukan pertemuan-pertemuan politik karena tidak menaruh minat pada bidang itu.
“Kalau pertemuan dengan Sandiaga Uno itu hanya ngasih pendapat, saran kepada Sandiaga sebagai calon pemimpin, sebaiknya seperti apa, tidak kepengen ikut campur,” kata dia.
Mamiek memang pernah melakukan pertemuan dengan Sandiaga Uno saat masa Pilkada DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ada pun terkait “Bulan HM Soeharto” dia berharap generasi muda memahami sejarah bangsanya dan tidak mudah percaya pada berita bohong tentang sosok ayahandanya.
Mamiek Soeharto juga meminta generasi muda lebih pandai menyaring informasi mana yang baik dan benar serta tidak mudah dihasut.
“Agar generasi muda paham sejarah, jangan memutarbalikkan fakta dan percaya dengan berita bohong,” ucap dia.
Dalam rangka mengenang Soeharto sebagai Bapak Pembangunan Indonesia, keluarga besar bekerja sama dengan yayasan yang didirikan Soeharto menggelar khitanan massal, pameran foto, lomba mewarnai dan kuliner nasional yang digelar di TMII.(madinah)

1 thought on “Mamiek Soeharto, Lebih Memilih Berkebun daripada Politik

  1. I just want to mention I am just all new to blogs and definitely liked this blog. Likely I’m want to bookmark your blog . You certainly come with beneficial well written articles. Regards for sharing with us your web page.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.