Pembacaan Permohonan praperadilan Kasus Penangkapan Anggota Pemuda Pancasila Belum diputus oleh Pengadilan Negeri Bekasi

Foto Wawancara Bersama Pengacara Pemuda Pancasila

Betawipost – Jakarta , selasa siang 16/5/2020 sidang perkara kasus bentrokan sekelompok oraganisasi Pemuda Pancasila dengan Perguruan Silat Persaudaraan Satu Hati Terate (PSHTdigelar di Pengadilan Negeri kota bekasi yang akhirnya pengadilan belum memberikan putusan kepada kedua belah pihak rencananyapun sidang akan digelar lagi pada minggu depan dan pihak termohon diberikan kesempatan untuk memberikan kesaksian .

Menurut kuasa hukum anggota Pemuda Pancasila Herwanto N .SH.MH saat di temui di kantor MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi seusai sidang dia mengatakan,”Acara tadi berjalan dengan baik dan acara tadi adalah pembacaan permohonan Praperadilan yang kami ajukan pada termohon Polres Kota Bekasi

Alhamdulillah Polres Bekasi Kota sebagai termohon sudah menyiapkan jawaban dan kita juga sudah teliti jawabannya dan kami sempat meminta waktu untuk menanggapi jawaban dari termohon kenapa ,karena disitu ada penggunaan gas air mata pada anggota kami padahal tidak punya jenisnya pun tidak tahu,”ucap pengacara

Lanjut pengacara,” kemudian bahwa rekan kami yang sampai saat ini ditahan dikatakan bahwa dia diamankan atau ditangkap posisinya diwarung dan mereka menganggap ini merupakan ketangkap tangan padahal dia sedang dirumah dan inilah yang merupakan dasar mengapa kami mengajukan praperadilan dan terkait penangkapannya pun tidak di tunjukan surat tugas dan tidak diberikan surat penangkapan dan untuk agenda selanjutnya Kami akan Ke PN Bekasi lagi dengan Agenda sidang menunjukan bukti dan saksi-saksi kedua belah pihak,”imbuhnya

Saya berharap Kebenaran ini harus kita ungkap dan kami yakin permohonan praperadilan kami dikabulkan dan jangan adalah kasus semacam ini dan intinya kita sama dimata hukum ,”harap Kuasa hukum

Senada dengan pengacara lainnya ,”Terkait dalam kasus ini ,ini akan terbuka nanti dalam persidangan baik dalam sisi materinya atau formilnya bahwa apa yang kami dalil ini fakta atau bukan,” ucap Antoni.SH

Dirinya berharap ,” kepada kepolisian republik Indonesia melakukan apa yang sudah diatur dalam KUHP atau Peraturan Kapolri dan diharapkan kejadian yang terjadi di kota bekasi tidak terulang lagi terhadap wilayah wilayah lainnya,”Tutup pengacara Pemuda Pancasila