Pengawal Indonesia Kerja (PIKA) Gelar Diskusi Publik di Rumah For Jokowi

Otoritasnews.com -Jakarta PIKA (Pengawal Indonesia Kerja) Mengadakan acara diskusi publik Yang bertemakan ” Perempuan Bicara Politik” yang acaranya di adakan di Rumah For Jokowi Jalan Surabaya no 3 Jakarta Pusat pada kamis siang 4/3.
Tampak hadir sejumlah narasumber Alva Ruslina ,SE caleg dari partai Nasdem, Imelda B S,Sos dari Partai PSI, Mila Rachmawati, SE, MM , Nuraini M,si Caleg dari partai PDI Perjuangan mereka masing masing memaparkan Visi dan Misi mereka kedepan yang intinya untuk kepentingan masyarakat ,bangsa dan negara.

Dalam wawancaranya bersama awak media ketua umum PIKA Leo RT Panjaitan, SH,MH menjelaskan,” sebenarnya ini adalah kegiatan yang kedua kalinya dilaksanakan dengan tema yang berbeda saat ini temanya mengenai Perempuan berbicara politik, selama ini kita melihat mencoba bahwa sekarang para legislator yang sekarang ini sudah jauh dari harapan kita sehingga kami mencoba misalnya untuk para calon calon legislatif ini, terutama dari koalisi kerja kerja kita gali apa misi dan visi mereka yang untuk membuat negara ini  maju,”jelasnya

Lanjut Ketum,” dari para calon legislatif ini ternyata sangat luar biasa, kita berharap jangan hanya sekedar program rencana tetapi setelah mereka duduk di kursi DPR semua program mereka diwujudkan untuk kepentingan rakyat bangsa dan negara,”ucap leo RT Panjaitan
Terkait pengawalan kerja leo juga mengomentari ,” bahwa terkait pengawalan disini didorong melalui keinginan para relawan untuk mengawal kinerja Jokowi  selama lima tahun kedepan dan juga termasuk mengkritisi kinerja Jokowi karena masih juga ada rencana rencana yang sudah di persiapankan tetapi masih ada juga kendala seperti pembuatan jalan tol yang melibatkan pembebasan tanah itu juga pasti ada kendala,” terangnya
Leo RT Panjaitan, SH, MH berharap” kedepannya saya berharap untuk saat ini mengawal masyarakat untuk mengantarkan mereka ke TPS untuk mencoblos 01 untuk kedepannya PIKA masih belum memiliki rencana , jadi untuk saat ini mengawal pencoblosan 01 , tidak ada alasan bagi saya secara  akal sehat ini dilihat dari kesederhanaannya, tercapai nawacitanya jadi tidak alasan untuk tidak mencoblos 01,” pungkas (YM).