Presidium Rakyat Menggugat Mengadakan Aksi di Depan Gedung Makamah Agung

Betawipost – Jakarta , Selasa siang 4/3/2020 Aksi damai di gelar di depan Gedung Makamah Agung di jalan merdeka utara oleh Presidium Rakyat Menggugat berlangsung hingga sore terkait SKB 2 Menteri No 9 tahun 2006 pasal 13 dan 14

Aksi yang di adakan di depan gedung Makamah Agung dihadiri ratusan Masyarakat dari berbagai wilayah seluruh Indonesia yang menuntut agar SKB 2 menteri agar segera dicabut

 

20 pengacarapun ikut dikerahkan untuk proses pedaftaran gugatan ke Makamah Agung .Sebagai Ketua tim pengacara Artur Yudi Wardana.SH Presidium Rakyat Menggugat mengungkapkan ,”Mengenai Pasal 13 dan 14 SKB 2 Menteri ini harus dicabut untuk menciptakan Indonesia yang lebih damai ,Indonesia harus lebih maju dan pasal ini wajib dicabut ,” ujar Artur

Lanjut artur,” Alhamdulillah proses pendaftaran formulir gugatan yang dikuasakan kepada kami para pengacara Alhamdulillah pihak Makamah Agung telah menerima berkas kita yang isinya diantaranya bukti – bukti kejadian dan juga bukti – bukti perundang undangan ,yang hasil sudah kita terima bukti hasil formulirnya bahwa kita sudah teregister di Makamah Agung,” kata ketua Tim Pengacara PRM¬†Artur Yudi Wardana.SH

” untuk kelanjutannya pihak Makamah Agung akan memproses dan mungkin termohonnya harus menjawab lain sebagainya dan menunggu proses menjawab termohon sekitar 14 hari kerja,” terang Artur

Ketua tim pengacara Artur Yudi Wardana.SH berharap,” agar Makamah Agung membatalkan pasal 13 dan 14 peraturan bersama 2 Menteri No 8 dan No 9 tahun 2006 agar terciptanya toleransi di Indonesia yang lebih baik kedepannya ,karena Indonesia harus lebih maju, salah satunya adil setiap warga negara untuk beribadah,” tandasnya

Koordinator Aksi Megi Matulesi juga menjelaskan ,”pada hari ini kita memberikan tuntutan kepada Makamah Agung terkait dengan SKB 2 Menteri dimana kerukunan beragama yang proses pendirian berdirinya suatu rumah ibadah itu sangat komplek kami berharap agar kerukunan beragama khusunya persoalan persoalan rumah ibadah ini bisa diselesaikan oleh bangsa negara dan saya berharap SKB 2 Menteri ini dicabut,”ucapnya

Senada dengan Nancy Angela Hendrik selaku Koordinasi Aksi Presidium Rakyat Menggugat mengatakan,” Bahwa Presidium Rakyat Menggugat ini adalah Wadah bukan hanya satu golongan saja tetapi banyak , disinilah kita bergabung ,kami meminta agar SKB 2 Menteri Pasal 13 dan 14 dicabut ,terutama kami dari minahasa mengalami Intoleran kita tau yang kemarin terjadi dan kita yang berada di jakarta bersama sama temen temen PRM meminta kepada pemerintah mencabut pasal 13 dan 14 No 8 9 tahun 2006 tentang toleransi kenapa dicabut supaya setiap golongan umat apapun beribadah di Ijinkan tanpa terkecuali dan kita atas nama masyarakat akan terus maju apabila pemerintah tidak mengijinkan jangan sampai terjadi keos dulu seperti di papua baru pemerintah turun tangan , tolong kepada pemerintah lihat suara kami tolong bergerak cabut SKB 2 Menteri pasal 13 dan 14 ,” tutup Angela Koordinator Aksi