SPKKL Sambas Bakamla RI Bersama Tim SAR Gabungan Temukan Korban Hilang di Perairan Sambas

Sehatynews – Sambas, Sabtu 6/2/2020
Personel Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas yang bergabung dalam Tim SAR Gabungan bersama Basarnas Sintete, Tagana, Polsek Jawai, Babinsa AD dan Masyarakat Desa Kuala Jawai hari ini berhasil menemukan korban hilang saat melaut mencari ikan di Perairan Desa Sarang Burung Kolam, Jawai, Kabupaten Sambas, kemarin.

Berawal dari informasi yang diterima Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas
dari Basarnas Sintete, Kamis (4/2), perihal informasi orang hilang atas nama Bulyan warga Sarang Burung Kolam yang sedang melaut mencari ikan.

Adapun kronologis kejadian berdasarkan keterangan nelayan lain, sekira pukul 02.00 WIB dini hari saudara Bulyan berangkat ke laut untuk mencari ikan dengan pukat menggunakan kapal sampan dengan panjang 4 meter. Kemudian sekira pukul 08.00 WIB kapal dan pukat ditemukan nelayan yang lainnya sedangkan Bulyan tidak ada diatas kapal Sampan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala SPKKL Sambas Letkol Bakamla Arief Purwantono, S.E., memerintahkan personel SPKKL Sambas Letda Bakamla Sukma Prasetya, S.Kom dan Sukri, S.Pd untuk ikut dalam operasi bersama Tim SAR gabungan pencarian korban hilang.

Hari pertama, kamis (4/2) Tim SAR gabungan dengan menggunakan unsur RIB Basarnas menyisir sekitar lokasi kejadian. Upaya pencarian dari Tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil karena faktor cuaca hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi sehingga operasi pencarian korban tidak dapat dilaksanakan lebih maksimal.

Jumat (5/2) Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap korban hilang dengan menggunakan unsur RIB Basarnas. Proses pencarian dengan menyisir diwilayah kejadian dengan sektor atau area pencarian lebih di perluas guna menyisir batas arus pantai dari area Sungai Nilam sampai ke area Pulau Pontianak.

Sekitar pukul 14.00 WIB Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban pada titik koordinat 01°20’951”N 109°01’283”E dalam kondisi meninggal dunia. Korban dievakuasi dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga korban.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan dinyatakan ditutup.( Humas Bakamla )