Temu Kangen Dhipa Adista Justicia Bersama Media Berita Buana

Jakarta-Betawipost.co.id,Jakarta.Jumat siang 20/10 Dhipa Adista Justicia mengadakan kegiatan reuni dan silaturahmi para anggota dari DPP ,DPW dan juga para seluruh anggota DAJ yang berada di Jakarta jumat (20/10),di restoran sesion city.

Kegiatan reuni dan silaturahmi ini bertema “Kebersamaan dalam Penegakan Hukum, hampir lima tahun kebersamaan penegakan hukum di indonesia,tujuan Reuni dan Silaturahmi,agar para anggota Dhipa Adista Justisia dan berita buana media investigasi mencapai tujuan yang sama.

“acara ini dihadiri oleh ketua umum Dhipa Adista Justicia, berita buana media investigasi, Brigjen Polisi Purnawirawan Drs. Budi Suprayitno, serta para pembina dan para penasehat Dhipa Adista Justicia serta para purnawirawan pemimpin organisasi lainnya.acara ini ikut dimeriahkan oleh para artis-artis ibu kota.

” Indonesia adalah negara hukum senantiasa mengutamakan hukum sebagai landasan dalam seluruh aktifitas negara dan masyarakat,komitmen Indonesia sebagai negara hukum pun selalu dan hanya dinyatakan tertulis dalam pasal 1 ayat 3 undang-undang dasar 1945,” terang Brigjen Polisi Purnawirawan Drs. Budy Suprayitno.

“lanjut nya, di manapun tugas sebuah negara menginginkan memiliki penegak-penegak hukum yang adil tegas dan bukan tembang pilih dan tidak mengistimewakan setiap kasus, baik hukum pidana maupun perdata,demi berdasarkan nilai-nilai pancasila,Sebagai bentuk nyata pengabdian bangsa dan negara serta terlibat langsung dalam penegakan hukum di Indonesia, maka pada tahun 2013 saya bersama dua rekan saya pak Eko dan pak Poltak mendirikan lembaga bantuan hukum bernama “Dhipa Adista Justicia”.di kukuhkan pada tahun 2015 dan berdirinya DAJ pada tanggal 1 Oktober 2015 yang dituangkan dalam akta notaris dan juga menjadi sebuah fiksi hukum yaitu tanggal berdirinya DAJ untuk seluruh Indonesia dan berpusat di Jakarta,tegas nya.

” Tujuan didirikannya DAJ untuk lebih memperkuat perjuangan pembangunan hukum menjaga keseimbangan antara keadilan hukum dan kepastian hukum dan kemaslahatan hukum, memberikan penghormatan hak azazi manusia dan turut berperan sebagai penjaga demokrasi,

dengan adanya kegiatan reuni dan silaturahmi terbangun solidaritas segenap pengurus Anggita dan simpatisan pengacara DAJ untuk mencapai organisasi yakni memperkuat perjuangan bantuan hukum serta menjaga keseimbangan dalam keadilan hukum kepastian hukum dan penegakan hukum,”jelas Budi Setiadi. Kemudian dalam pidatonya Laksamana TNI PurnawirawanTedjo Edhi Purdijatno.SH beliau berpesan dalam pidatonya,” sebagai pengacara harus profesional beretika dan menegakan hukum dengan sebaik baiknya dengan harapan sehingga DAJ ini bisa menjadi ufuk yang tentunya membela yang benar dan kemudian untuk kegiatan ini kita akan laksanakan setia tahun sekali kita kumpul-kumpul untuk pimpinan wilayah diwajibkan untuk pengkaderan anggota sebanyak-banyaknya di wilayah masing-masing yang mana ijin dan secara administrasinya dapat menghubungi DPP semoga Dhifa Adista Justisia dapat dikenal masyarakat luas ,” tutup Laksamana TNI Purnawirawan Tedjo Telah hadir Dhifa Adista Justisia di 14 propinsi dari 31 propinsi diantaranya DKI Jakarta, Banten, jawabarat, Jawa tengah, Sumatra Utara,jambi, riau, Kalimantan timur,kalimantan barat, Kalimantan tengah,bali,sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.(madinah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.