Tim Pemenangan Jokowi Mendesak Pemerintah Mencabut Kewarganegaraan Risieq Shihab

Foto saat jumpapers di PGC Cililitan,Selasa (21/5/2019)

Betawipost.co.id,Jakarta – Aliansi Pemenangan yang Jokowi -Amin yang terdiri dari Tim7,Militan 34,Forum Kajian Fitnah Akhir Zaman, Muslim Cyber ARMY Jokowi, dan Sahabat Jokowi serta Panca Tunggal Banten.
Akan mendesak pemerintah RI mencabut Paspor atau kewarganegaraan M.RizieqShihab.
Diki Candra. MM dari Muslim Cyber ARMY Jokowi saat jumpa pers mengatakan “Rizieq Shihab sudah membahayakan keamanan Negara tidak taat kepada hukum yang berlaku di Indonesia.Maka dari itu kami meminta Pemerintah RI mencabut Paspor atau Kewarganegaraannya”,ujar Diki di Hotel Vafe  PGC Jakarta Timur, Selasa(21/5/2019).
Menurut Diki terkait tuduhan adanya dugaan TSM kecurangan pihak kubu 01, dan hasil sidang Bawaslu menolak tuduhan tersebut.
Kami akan melakukan pembagian hadiah kepada10 orang tokoh hoax di Indonesia.Masing-masing memperoleh hadiah piala,piagam,voucher dan uang senilai Rp.100 juta”,terang Diki Candra MM.

Seperti yang kita ketahui, Rizieq Shihab selalu membuat statement yang berulang-ulang tentang masalah kecurangan-kecurangan, bahkan kecurangan bersifat terstruktur, masif dan sistematis, bahkan menyerukan mengadakan people power dan sebagainya, ini membuat situasi didalam negeri menjadi panas, bahkan situasi yang bisa tidak terduga terjadi adalah seperti situasi di Timur Tengah yaitu perang saudara yang ditimbulkan dari satu kebencian yang mendalam, karena bagi umat islam, ini dianggap sebuah pengkhianatan yang mana harus dihadapi dengan jihad, ini satu hal sangat rawan bagi masyarakat Indonesia.
Kepada Muhammad Rizieq Shihab beberapa hari yang lalu saya sudah menantang mubahalah, saya pribadi menantang itu kepada beliau, namun sampai hari ini tidak ada jawaban, padahal semua media sudah memberitakan, kita lihat seandainya Muhammad Rizieq Shihab dan Amin Rais dalam beberapa hari tidak berani menerima tantangan ini, berarti mereka bohong.
Diki juga menyampaikan bahwa fitnah  yang  sangat  keterlaluan  kekubu 01 seakan akan kubu 01 ini bukan islam.

(Ria)