Wartawan Anak Betawi Menjadi Peserta Work Shop Lembaga Kebudayaan Betawi

Betawipost – Jakarta, Lembaga Kebudayaan Betawi Mengadakan Work Shop  tentang pembuatnya Audio Visual 2 yang acaranya diadakan di salah satu cafe di jalan pangeran antasari jakarta selatan pada kamis pagi 17/10/2019.

Dalam acara work  ini yang menjadi peserta semeninar adalah para anak-anak muda Betawi yg bekerja sebagai wartawan yang biasa meliput kegiatan acara kebudayaan betawi dan tampak hadir sebagai narasumber dalam acara ini Yahya A Saputra (LKB), Yoyo Muchtar (budayawan), dan Anwar Albetawi (Asosiasi Silat Tradisi Betawi).

Lembaga Kebudayaan Betawi yang beralamat di Gedung Nyi Ageng Serang, Lt. IV Jl. HR Rasuna Said, Kav C/22 Kuningan Jakarta Selatan ini diketuai oleh H. Beki Mardani.

Dalam wawancaranya bersama awak media H. Beki Mardani memberikan penjelasan terkait ketua ya work shop yang di gelar , menurutnya,”Pertama tama kita sharing bersama sama temen temen media untuk lebih memahami tentang posisi LKB dan juga hubungannya dengan media ,”ujar H. Beki Mardani.

Lanjut H. Beki Mardani.”Sekarang ini media adalah merupakan ujung tombak dalam upaya pelestarian kesenian kebudayaan betawi, maka kita harapkan dengan kita menggandeng temen temen media ini apa yang dilakukan dengan LKB dalam upaya pengembangan pelestarian ini sampai kepada masyarakat,”terang ketua Umum LKB

“kemuadian program program LKB baik itu Jamlurah, mencari sejarah , nyabak kampus ,pertunjukan semua wilayah dan itu semua sampai ke masyarakat dan masyarakat tau sehingga kita harapkan ada umpan balik untuk perbaikan kedepan ,” jelas H. Beki Mardani.

Kemudian H. Beki Mardani menjelaskan diera Milenial menyangkut anak anak mudah terhadap kepeduliannya mengenai kebudayaan betawi kata beliu,” ini merupakan tantangan buat LKB sekarang dan kedepan dan juga termasuk semua ini tantangan untuk media karenanya kita lebih memberikan komunikasi kepada media untuk mendesign komunikasi LKB kepada publik dengan cara melakukan pelatihan pelatihan kepada sanggar sanggar sehingga nantinya sanggar tersebut mempromosikan dilanggarnya sendiri dengan perangkat smartphone yang mereka punya dan juga kita membuat aplikasi yang namanya betawi akses yaitu menggabungkan antara dengan Pintek karena di betawi akses kita akan konek dengan webnya seperti Youtube, Facebook , whatsapp dan diharapkan para pegiat seni atau sanggar sanggar ,praktisi seni harus hidup di topang dengan penghasilan yang memadai untuk dia bisa kreatifitas dan kedepannya juga kita harus berkolaborasi dengan pemerintah ,komunitas, masyarakat dan para pelaku seni dan juga dengan media karena tidak bisa dilakukan sendiri oleh LKB untuk membesarkan kebudayaan kesenian betawi dan apa yang sudah kerja sama dengan pemeritah seperti dinas pariwisata dan kebudayaan ,dinas pendidikan , dinas olah raga terus berjalan sehingga masyarakat tau lebih mengenal tentang kebudayaan Betawi,”Tutup H. Beki Mardani.(dd)